Kamis, 16 Februari 2012

3.000 Warga Jepang Ujian Bahasa Indonesia

PONTIANAK, KOMPAS.com - Setiap tahun, ada sekitar 3.000 warga Jepang yang mengikuti ujian bahasa Indonesia setelah mempelajari dasar-dasarnya. Bahasa Indonesia dipelajari oleh masyarakat Jepang untuk mengetahui berbagai jenis kebudayaan yang ada dan berkembang di Indonesia.
Peneliti Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dendy Sugono, Selasa (13/12/2011) mengatakan, minat masyarakat Jepang terhadap kebudayaan Indonesia termasuk cukup bagus.
"Pemahaman budaya sebuah negara hanya bisa dilakukan jika memahami dan menguasai bahasanya. Penguasaan Bahasa Indonesia menjadi pintu masuk memahami budaya Indonesia yang memang menarik," kata Dendy.
Selain Jepang, ada banyak warga negara lain yang mempelajari bahasa Indonesia di pusat bahasa Indonesia yang ada di negara mereka masing-masing. "Sayangnya kami belum mendapatkan data pasti berapa orang mempelajari dan ujian bahasa Indonesia di masing-masing negara. Baru Jepang yang kita punya datanya," kata Dendy. 

Bahasa Indonesia Berpeluang Jadi Bahasa Internasional


PONTIANAK, KOMPAS.com — Bahasa Indonesia berpeluang menjadi bahasa percakapan di dunia internasional. Makin banyak warga negara asing yang tertarik mempelajari bahasa Indonesia.
Hanya dengan mempelajari bahasa Indonesia, warga negara asing bisa memahami keragaman budaya Indonesia yang sangat khas. Untuk itu, pengemasan budaya Indonesia harus bagus supaya makin banyak lagi warga negara asing yang ingin memahaminya.
Peneliti Badan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dendy Sugono, Rabu (14/12/2011), mengatakan, keragaman budaya Indonesia adalah faktor terpenting yang menyebabkan banyak warga negara asing ingin mempelajari bahasa Indonesia.
"Hanya dengan mempelajari bahasa Indonesia, warga negara asing bisa memahami keragaman budaya Indonesia yang sangat khas. Untuk itu, pengemasan budaya Indonesia harus bagus supaya makin banyak lagi warga negara asing yang ingin memahaminya sehingga mau mempelajari bahasa Indonesia terlebih dahulu," kata Dendy.
Indikasi mulai diterimanya bahasa Indonesia dalam pergaulan internasional adalah tingginya minat warga asing mempelajari bahasa Indonesia di pusat pembelajaran bahasa Indonesia di negara mereka.
"Negara-negara besar yang sudah ada pusat bahasa Indonesia adalah negara-negara di Eropa, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Mesir, dan Rusia," kata Dendy.
Selain di Arab Saudi, papan petunjuk yang menyertakan bahasa Indonesia juga bisa ditemui di Frankfurt, Jerman. "Kalau di Arab Saudi, wajar ada tulisan berbahasa Indonesia di papan petunjuk arah. Kalau di Jerman, itu agak spesial karena bahasa Indonesia merupakan salah satu dari enam bahasa asing yang harus dipelajari di sekolah," kata Dendy.

Sumber :http://oase.kompas.com/read/2011/12/14/15021075/Bahasa.Indonesia.Berpeluang.Jadi.Bahasa.Internasional

Semua Penduduk Indonesia Bisa Punya Rumah di 2045, Asal...



Jakarta - Jika Indonesia menerapkan kewajiban tabungan perumahan bagi warganya, maka setiap tahunnya bisa terhimpun dana murah mencapai Rp 23,5 triliun. Diperkirakan sebelum tahun 2045 dana tabungan wajib perumahan bisa mencapai angka Rp 752 triliun.

Ketua Badan Pertimbangan Organisasi Dewan Pengurus Pusat Realestat Indonesia (REI) F. Teguh Satria mengatakan dana tersebut hanya boleh digunakan untuk kepentingan atau kegiatan yang berkaitan dengan penyediaan perumahan bagi rakyat.

"Jika berhasil dihimpun dana yang sangat besar, murah dan berjangka panjang melalui TWP ini, maka sangat mungkin suku bunga KPR bisa ditekan menjadi 2% - 3% per tahun," katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterimadetikFinance, Kamis (16/2/2012).

Ia menjelaskan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mampu memiliki rumah disediakan skema KPR dengan bunga yang rendah dan jangka waktu yang panjang. Bagi MBR yang tidak mampu memiliki rumah disediakan rumah-rumah sewa yang dibangun dari hasil pemupukan dana tabungan wajib perumahan tersebut.

"Bagi MBR yang tidak mampu memiliki rumah bahkan sewapun juga tidak mampu, maka pemerintah dapat menyediakan rumah-rumah sosial yang dibangun dari hasil pemupukan dana tabungan wajib perumahan tersebut," katanya.

Menurut Teguh, apalagi jika semua peraturan seperti perbankan, pertanahan, asuransi bisa berjalan dalam jangka waktu KPR diperpanjang misalnya sampai dengan 40 tahun, maka jumlah MBR dan MBM yang dapat mengakses KPR dapat jauh lebih banyak. Ia mencontohkan jika pokok kredit KPR Rp 79 juta dengan suku bunga 2% maka MBR hanya mencicil kurang dari Rp 240.000/bulan.

"Sekali lagi jika skema tersebut dijalankan, saya yakin, optimis dan sekaligus menjamin, sebelum peringatan 100 tahun Indonesia merdeka, 17 Agustus 2045, seluruh rakyat Indonesia sudah tinggal dan menempati rumah yang layak huni. Tidak ada lagi kawasan kumuh diperkotaan," katanya.




Sumber : http://finance.detik.com/read/2012/02/16/084008/1843716/1016/semua-penduduk-indonesia-bisa-punya-rumah-di-2045-asal

Habibie: Indonesia 2045 Super Power Baru

BANDUNG, KOMPAS.com — Mantan Presiden BJ Habibie mengatakan, Indonesia sebetulnya negara yang kaya. Namun, sayangnya, kenyataannya justru sebaliknya. Negara ini bisa dibilang miskin, terutama nasib penduduknya.
“Kita ini negeri kaya, tetapi miskin. Sumber daya alam melimpah, tetapi banyak penduduk miskin? Kenapa bisa begini? Apa solusinya? Caranya, tidak lain, kita harus mulai mengubah dari mengandalkan SDA menjadi berorientasi pada sumber daya manusia yang terbaharukan,” tuturnya berapi-api ketika menjadi pembicara tunggal dalam Seminar “Indonesia 2045: Super Power Baru” yang diadakan di Kampus ITB, Rabu (4/11).
Menurut Habibie, mau tidak mau, pemerintah saat ini harus memfokuskan pengembangan pada SDM. Untuk itu, pendidikan serta riset dan teknologi harus bisa menjadi perhatian. Ia membandingkan, pada zaman ia masuk dalam pemerintahan pada masa Orde Baru dulu, perhatian terhadap teknologi ini sangatlah tinggi.
Orang-orang pintar asal Indonesia ketika itu diminta untuk menimba ilmu di luar negeri, salah satunya untuk belajar soal teknologi dirgantara. Di masa sekarang, ucap Habibie, perhatian terhadap SDM dan ristek juga tidak boleh kalah penting dibandingkan sektor lainnya.
Dalam seminar ini, Habibie yang mendapatkan penghargaan Ganesha Praja Manggala Bhakti Kencana dari ITB berpidato hampir 2 jam dengan semangat yang menyala-nyala. Ia banyak menyinggung soal kemiskinan, energi alternatif, pemerataan penduduk, dan pendidikan.
Menurutnya, Indonesia bisa saja menjadi superpower pada tahun 2045 apabila bisa sukses mengatasi sejumlah persoalan kompleks yang kini melanda.
“Saya harapkan, pada tahun 2045, saat peringatan 100 tahun Indonesia merdeka, salah satu dari kita yang hadir di sini bisa menjadi Presiden yang mengantarkan kita sejajar dengan negara lain. Untuk itu, kita harus punya keberanian. Di dalam diri kita sendiri, harus kita tanyakan, apa yang bisa kita sumbangkan untuk negara ini?” ucapnya sambil disambut tepuk tangan meriah undangan yang hadir.


Rabu, 15 Februari 2012

Peninggalan - Peninggalan Sejarah Indonesia Dalam Bentuk buku

DI ANTARANYA ;
  • KITAB MAHABHARATA , dikarang oleh RESI WIYASA
  • KITAB RAMAYANA , dikarang oleh Empu Walmiki
  • KITAB ARJUNA WIWAHA, dikarang oleh Empu Kanwa ( pada zaman pemerintahan Raja irlangga, Kahuripan )
  • KITAB SMARADAHANA , dikarang oleh Empu Sedah dan Mpu Panuluh ( pada zaman raja Kameswara 1 , Kediri )
  • Kitab Bharatayuda, dikarang oleh Empu Sedah dan Mpu Panuluh ( pada zaman Raja Jayabaya, Kediri )
  • Kitab Negarakertagama, dikarang oleh Empu Prapanca ( Zaman Maja Pahit )
  • Kitab Sutasoma , Dikarang oleh Empu Tantular ( Zaman Maja Pahit )

Tanda - Tanda Malam Lailatul Qadar dan Koreksi Terhadapnya

Diantara kita mungkin pernah mendengar tanda-tanda malam lailatul qadar yang telah tersebar di masyarakat luas. Sebagian kaum muslimin awam memiliki beragam khurofat dan keyakinan bathil seputar tanda-tanda lailatul qadar, diantaranya: pohon sujud, bangunan-bangunan tidur, air tawar berubah asin, anjing-anjing tidak menggonggong, dan beberapa tanda yang jelas bathil dan rusak. Maka dalam masalah ini keyakinan tersebut tidak boleh diyakini kecuali berdasarkan atas dalil, sedangkan tanda-tanda di atas sudah jelas kebathilannya karena tidak adanya dalil baik dari al-Quran ataupun hadist yang mendukungnya. Lalu bagaimanakah tanda-tanda yang benar berkenaan dengan malam yang mulia ini ?
Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tandanya, yaitu:
1. Udara dan suasana pagi yang tenang
Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:
“Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)
2. Cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya
Dari Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:
“Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan” (HR Muslim)
3. Terkadang terbawa dalam mimpi
Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum
4. Bulan nampak separuh bulatan
Abu Hurairoh radliyallahu’anhu pernah bertutur: Kami pernah berdiskusi tentang lailatul qadar di sisi Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam, beliau berkata,
“Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.” (HR. Muslim)
5. Malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)
Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al-Asqo’ dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:
“Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” (HR. at-Thobroni dalam al-Mu’jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)
6. Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.
Wallahua’lam

Selasa, 14 Februari 2012

10 Bangunan Miring di Dunia

Ternyata bangunan yang miring di dunia ini bukan hanya menara Pisa di Italia, hal ini terjadi pada bangunan-bangunan lain di dunia,  beberapa bahkan melebihi kemiringan Menara Pisa yang 3 derajat.
1. MENARA MIRING SUURHUSEN
Suurhusen adalah sebuah desa di utara Emden di wilayah Jerman, Frisia Timur. desa ini memiliki sekitar 1200 penduduk dan dikelola secara administratif oleh kotamadya Hinte.  Menara dari gereja Suurhusen, yang cenderung menyudut pada kemiringan 5,19 derajat,  adalah menara yang paling miring di dunia,  diakui secara resmi oleh Guinness Book of World Records sejak tahun 2007

2. MENARA MIRING BEDUM
Menara Bedum di gereja St Walfridus setinggi 36 meter telah dihitung mempunyai sudut kemiringan yang lebih besar daripada menara miring Pisa. Jika kedua menara tersebut sama tinggi,  menara Bedum akan mempunyai perpindahan yang lebih besar yaitu 6 cm

3. MENARA MIRING CHESIRE SELATAN
Menara miring dari bekas Gereja St Chad, juga dikenal sebagai ‘Menara Miring Cheshire Selatan’ dan menara gantung dari Wimberie’, terletak di desa Wybunbury. menara setinggi 29,3 m adalah sisa-sisa akhir abad kelima belas gereja tersebut yang dihancurkan pada tahun 1833. Menara ini distabilkan menggunakan teknik pengangkatan dari bawah oleh James Trubshaw pada tahun 1832, inilah yang dikenal paling awal dalam menerapkan teknik ini, yang juga digunakan untuk menstabilkan Menara Miring Pisa

4. MENARA MIRING MADRID
Menara Miring Madrid, Spanyol – Berdiri sebagai dua bangunan yang paling mengesankan, menara ‘Gerbang ke Eropa’, dianggap sebagai bangunan modern miring tinggi pertama di dunia (115 m masing-masing). Dibangun pada tahun 1996 oleh Philip Johnson dan John Burgee dengan kemiringan 15 derajat.

5. MENARA MIRING BARCELONETA
Masih di Spanyol, kali ini di Barcelona Menara Miring Barceloneta-sedikit lebih modern seperti bangunan menara, terbuat dari kubus yang dimiringkan di pantai Barceloneta.

6. MENARA MIRING TORUN
Menara Miring di Torun, Polandia – jelas lebih kecil daripada yang di Pisa, Menara Torun adalah menara Romawi sederhana yang mulai miring setelah pembangunannya selesai karena dibangun diatas tanah yang tidak stabil.

7. MENARA MIRING SHIRAZ
Menara Miring Shiraz – Benteng Karimkhan dari Shiraz, Iran – menara ini dibangun selama dinasti Zand dan dinamai Karim Khan, dan berfungsi sebagai tempat tinggalnya. Bentuknya menyerupai benteng dari abad pertengahan

8. MENARA MIRING HULUDAO
“Menara Miring Pisa” dari Cina – Dibangun di jaman Dinasti Liao, menara miring di Huludao, timur laut provinsi Liaonin di Cina ini hampir 10 meter tingginya dan memiliki kecenderungan miring 12 derajat ke arah timur laut. Menara ini telah mengalami kerusakan akibat berbagai gempa dan banjir, tapi tetap utuh.

9. MENARA MIRING LIUZHOU
Menara Miring di Liuzhou – berada di daerah otonomi Guangxi Zhuang di selatan Cina. Sebuah menara lonceng yang miring di daerah pemukiman di Liuzhou. Pembongkaran menara sebelumnya gagal membuatnya miring.

10. MENARA MIRING INWA
Menara Miring Inwa, Myanmar, 90 kaki tingginya – tembok tinggi Menara Pengawas (Nan Myint) benar-benar hancur pada tahun 1838 oleh gempa bumi, sisanya ada sampai hari ini dengan sudut kemiringan yang tampak sangat berbahaya.

sumber:http://www.langitberita.com/top-lists/31687/10-bangunan-miring-di-dunia/